Thursday, August 22, 2019

JAMU UNTUK AYAM ADUAN


JAMU UNTUK AYAM ADUAN




Dalam pembuatan jamu tradisional ini atau hasil buatan sendiri, mungkin kita masih sangat membutuhkan referensi dari beberapa senior yang dianggap sudah mempunyai kualitas dalam merawat ayam aduan. Saya sendiri banyak belajar dari para  terkenal yang tidak pelit ilmu, untuk artikel kali ini saya akan memberikan tips untuk bagaimana kita membuat jamu untuk ayam aduan biar ganas. dalam setiap ayam aduan sebenarnya mental bertarung mereka akan sangat dipengaruhi oleh banyak hal diantaranya faktor gen, kondisi kesehatan, injury, lingkungan dan beberapa hal lainnya.

Setiap pembuatan jamu ayam aduan terdapat banyak sekali bahan alami yang bisa kita dapatkan dengan mudah di pasar tradisional, langsung saja kita menuju cara membuat jamu ayam aduan biar ganas.

Cara membuat jamu ayam aduan biar ganas

• Komposisi Bahan

- Kunyit/kunyit putih

- Jahe

- Kencur

- Temu Lawak

- Lengkuas

- Lempuyang

- Gingseng

- Madu

- Telur Bebek

- Daun Kelor

> Proses Pembuatan

Dalam expositions pembuatan mungkin kita sudah bisa mengira ngira caranya.

1. Haluskan kunyit, jahe, kencur, temu lawak, lengkuas, lempuyang, gingseng dan juga daun kelor.

2. Campurkan bahan yang telah dihaluskan tadi menjadi satu.

3. Berikan kuning telur bebek serta madu secukupnya untuk membuat adonan agar lebih mudah merekat aduk hingga rata.

4. Bentuk adonan menjadi bulatan kecil yang mudah ditelan oleh ayam, bisa juga dibentuk seperti gambar yang saya tampilkan diatas. Atau bentuk seperti apa saja sesuai keinginan.
5. Jemur hingga mengering dan mengeras agar lebih awet dan bisa digunakan dalam porsi yang lebih lama.

> Cara Pemberian

Berikan setiap satu butir dalam setiap sore hari setelah ayam diberi makan untuk tetap menjaga stamina dan kondisi tubuh ayam tetap prima, jika kondisi ayam dalam keadaan prima maka dipastikan mental dan agresifitas sang ayam akan sangat ganas. Jamu ini juga bisa diberikan untuk persiapan laga, caranya berikan satiap pagi dan sore hari selama tiga hari berturut turut tiga hari sebelum ayam turun .

AYAM JAGO SEHARGA 1,2M

 

 AYAM JAGO TERMAHAL DI DUNIA








Saat ini sangat banyak jenis ayam yang ada di Indonesia,. Sebagian berasal dari luar negeri dan sebagian merupakan hewan asli Indonesia,. Untuk ayam aduan seperti ayam bangkok memang bisa dibilang adalah hobi yang membutuhkan biaya yang besar,. Karena untuk perawatan dan pemeliharaan juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit,.
Apalagi jika ayam didapatkan dengan harga yang tinggi,. Tentunya biaya perawatan dan pemeliharaannya juga akan sangat besar,. Untuk harga sendiri bisa dibilang cukup fantastis apalagi untuk ayam yang sudah memiliki label seperti 4 ayam termahal di dunia berikut ini,.

1. Ayam Bangkok Ai Jae Asli Thailand
Sepintas ayam ini terlihat biasa saja dan tidak ada hal yang aneh dari ayam ini,. Bahkan Ayam Bangkok Ai Jae ini dinobatkan sebagai ayam bangkok termahal di dunia yang harga jualnya mencapai 1,2 Miliar Rupiah,.

2. Ayam Tiga Darah / Campuran
Ayam yang satu ini juga sama persis dengan ayam lainnya,. Namun kunukannya adalah dimana ayam ini memiliki tiga darah yang diwarisi dari ayam bangkok, ayam birma dan ayam saigon,. Bahkan ayam ini juga mewarisi keunggulan dari tiga darah yang ada dalam tubuh ayam ini,.3. Ayam Cemani Asli Indonesia

Ayam cemani yang memiliki harga selangit biasanya dilihat dari seluruh bagian tubuh yang berwarna hitam,. Bahkan sebagian orang menyebutkan jika darah berwarna hitam akan memiliki harga yang lebih tinggi lagi,. Namun hingga saat ini saya sendiri belum pernah melihat ayam cemani yang memiliki darah hitam,. Palingan warnanya agak sedikit gelap dari warna darah biasa,.4. Ayam Brahma Asli India

Harga anakan ayam brahma saja sudah jutaan, apalagi kalau sudah dewasa. Di sebuah situs belanja online ada yang menjual ayam brahma dewasa mulai dari harga Rp 10 juta hingga Rp 20 juta. Jelas bukan harga yang aneh untuk ayam jenis yang satu ini.Itulah 4 Ayam Termahal Di Dunia yang saat ini bayak digandrungi para penghobi ayam,.

MEMILIH ANAKAN AYAM BANGKOK ADUAN

5 CIRI ANAK AYAM BERKUALITAS ADUAN 



1. Kepala

Anak ayam bangkok yang bagus umumnya memiliki bentuk kepala menyerupai kepala burung jalak. Bentuk kepala yang agak tebal, panjang, dengan kulit tipis dan halus umumnya menunjukan bahwa kelak anak ayam tersebut mempunyai daya tahan yang baik terhadap pukulan, tidak cengeng saat mendapat luka pasca bertarung, dan punya penampilan yang berwibawa.

2. Paruh

Paruh anak ayam bangkok yang baik adalah paruh yang di bagian atasnya terdapat garis tengah seperti paruh burung rajawali. Ciri ini menunjukan bahwa paruh anak ayam tersebut adalah paruh yang kuat, ganas, dan mematikan saat mematuk tubuh lawan. Usahakan pula untuk memilih anak ayam yang warna paruhnya tembus atau sama dengan warna ruas kakinya.

3. Mata

Mata anak ayam yang bagus adalah yang bulat, jernih, dan letaknya agak masuk ke dalam (tulang alis menonjol). Mata yang demikian menunjukan bahwa ayam bangkok tersebut saat dewasa nantinya memiliki tingkat kewaspadaan tinggi terhadap pukulan sehingga akan sulit diserang dan dilukai lawannya.

4. Kaki

Saya biasanya melihat bentuk kaki sebagai prioritas utama dalam memilih anak ayam bangkok berkualitas. Kaki yang proporsional dengan lutut menjorok ke belakang, jari typical panjang dan terbuka lebar, serta sisiknya agak kering adalah ciri anak ayam bangkok calon juara. Pukulan ayam bangkok dengan ciri tersebut biasanya terarah dan sangat kuat. Kuda kudanya play on words juga pasti seimbang.

5. Tulang

Ada 3 bagian tulang yang penting digunakan sebagai indikator kualitas anak ayam bangkok calon juara. Ketiganya yaitu tulang leher, tulang badan, dan tulang kaki.

Tulang leher yang baik adalah tulang leher yang tersusun rapat, agak panjang, dan berukuran besar. Tulang leher seperti ini sangat menunjang pergerakan kepalanya di kemudian hari. Untuk meliuk, ngeles, ngunci dan ngalung, ayam bangkok dengan bentuk tulang leher seperti ini biasanya sangat mudah melakukannya.

Tulang badan terutama di bagian dada harus besar dan tebal. Tulangnya memanjang dari bagian dada hingga tulang belakang. Tulang badan juga harus rapat, kuat, dan keras saat diraba, terutama tulang penghubung antara tubuh dan tulang ekor.

Tulang kaki ada 2 jenis, yaitu membulat dan persegi (punya lekukan seperti buah belimbing). Untuk ayam tipe pukul sebaiknya Anda memilih anak ayam dengan tipe tulang membulat. Tipe tulang seperti ini umumnya akan menghasilkan pukulan yang keras, pedas dan membekas.

Nah, itulah beberapa ciri fisik yang bisa menjadi pedoman dalam memilih anak ayam bangkok berkualitas. Saya biasa menggunakan pedoman ini saat memilih anak-anak ayam yang akan dipelihara sebagai petarung sejati. Semoga bisa bermanfaat.
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ 
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan
Izin dulu ya kalau mau copy artikelnya ^^

Continue reading at https://hamparan.net/anak-ayam-bangkok/ | Hamparan

CARA MERAWAT AYAM ADUAN


 CARA MELATIH DAN MERAWAT



 


Ayam aduan yang masih muda adalah ayam yang menetas hingga berusia 10 bulan. Tentunya anda memerlukan panduan pemeliharaan agar ayam aduan yang masih muda tersebut bisa tumbuh dan berkembang menjadi ayam aduan yang nantinya bisa mengalahkan berbagai pesaingnya.

Biasanya ada beberapa kesalahan yang sering di lakukan para pemilik ayam aduan saat mereka masih berussia muda. Ayam-ayam aduan dewasa akan bisa melakukan perkembangan yang signifikan jika anda melakukan pelatihan yang baik dan benar sedari awal. Ayam aduan yang tidak tumbuh dengan ideal memang salah satu dampak dari kesalahan perawatan. Bahkan ayam akan menjadi rusak, sakit dan tidak bisa di adu jika anda tidak merawat dan meatihnya dengan benar. Kesempatan untuk menjadi sang juara sangat terbuka lebar jika anda bisa melakukan perawatan dengan benar.

1. Perawatan Awal

Induk ayam biasanya hanya membutuhkan 21 hari untuk mengerami telur mereka sebelum anak ayam lahir dan menetas. Ketika menetas maka anak ayam tersebut sidah terbilang berumur 1 hari. Ketika mengnjak usia ini, sebaiknya anda meletakkan anak ayam aduan tersebut di dalam wadah berupa kotak yang di lengkapi dengan lampu penghangat.

2. Perawatan Usia 3 Bulan

Ketika mereka mulai tumbuh dan berkembang dan kotak tersebut mulai sempit maka anda di haruskan memindahkannya ke wadah yang lebih besar lagi. Untuk pakan, anda bisa memberikan pakan poor atau kosentrat yang masih berukuran kecil. Usahakan anda selalu menjaga kebersihan kandang, karena anak ayam akan mudah terkena serangan penyakit yang bersarang di kandang yang kotor tersebut. Gunakan juga beberapa jenis nutrient dan berbagai obat pertumbuhan agar anak ayam bisa tumbuh sehat dan berkembang. Lakukan juga pemberian rutin makan dan minuman anak ayam aduan tersebut.

3. Perawatan Diusia 3 Bulan

Anda sudah bisa memberikan pakan berupa konsentrrat biasa yang berukuran lebih besar untuk pakan ayam aduan yang telah menginjak usia 3 bulan. Bahkan anda juga bisa memberikan pakan campuran beras, dedak dan jagung. Biasanya ayam aduan yang telah berusia 3 bulan ini akan mulai berusaha bertarung untuk mencari daerah kekuasaan dan berusaha menjadi pemimpin.

4. Perawatan Usia 6 Bulan

Sebaiknya para ayam petarung yang sudah berusaha bertarung anda pindahkan ke kandang pribadi atau di pisahkan. Anda bisa melakukan pengumbaran ketika ayam tersebut telah menginjak usia 3 hingga 6 bulan agar otot-ototnya tidak kaku dan sehat. Agr pertumbuhan tulangnya bisa ideal, maka anda bisa membiarkan ayam tersebut melakukan mandi tanah atau kipu.

5. Perawatan Diatas 6 Bulan

Ketika ayam aduan telah memasuki usia diatas 6 bulan, maka anda sudah bisa memberikan macm-macam makanan kombinasi agar kebutuhan nutrient dan gizi tetap tercukupi. Kebutuhan ini demi membentuk tubuh perfect bagi ayam aduan tersebut

6. Perawatan Hingga 10 Bulan

Ini merupakan masa dimana ayam aduan akan membuat dan membentuk tubuh perfect dan akan membentuk kekuatan otor maupun tulang yang ideal. Ini juga masa di mana ayam audan tersebut mulai nyulam atau adanya compositions pertumbuhan bulu.

7. Cara Memandikan

Untuk mengeraskan serta berpengaruh dalam pembentukan otot-otot ayam maka anda harus melakukan pemandian. Sebaiknya anda memandikan ayam pada saat suhu ordinary, tidak sedang hujan dan dalam keadaan pagi atau saat jam 8.

Namun jika sedang mengalami hujan maka sebaiknya anda memandikan ayam ketika jam 4 atau pada saat sore hari. Mandikan ayam aduan tersebut dengan gabus atau spon yang nantinya menggunakan air mandi yang bersih. Biarkan ayam mengeringkan bulunya sekitar 30 menit sebelum anda melanjutkan ke langkah penjemuran. Compositions ini juga bisa menjadi salah satu cara menjinakan ayam galak.

8. Lakukan Penjemuran

Agar lemak di tubuh ayam tidak menumpuk dan memilihkan staminanya, maka anda memerlukan compositions penjemuran ini. biasanya expositions penjemuran sangat di anjurkan ketika memasuki siang yaitu diantara jam 9 hingga jam 10, beberapa saat setelah anda memandikan ayam tersebut. Biasakan melakukan penjemuran pada ayam aduan muda dan anda bisa menghentikannya jika ayam terlihat lelah atau sakit.

9. Pelatihan Fisik

Ketika anda ingin melatih pernafasan sekaligus latihan otot, maka anda di anjurkan untuk melakukan latihan fisik terhadap ayam tersebut. Anda bisa melakukan latihan fisik sesuai dengan keperluan ayam aduan tersebut seperti latihan renang, kliter dan lompatan.

10. Saving atau Abar

Untuk membentuk mental petarung agar bisa menjadi sang juara yang menjadi ciri-ciri ayam bangkok berkualitas, maka anda harus melakukan latihan tarung atau abar. Lakukan dengan durasi yang singkat bagi latihan awal ayam aduan anda. Biasnya latihan awal hanya akan memakan waktu 5 hingga 10 menit lamanya. Kemudian ayam tersebut kembali di perbolehkan untuk beristirahat dan melakukan aktifitas seperti biasa seperti latihan fisik, mandi da berjemur selama 2 minggu lamanya.

Setelah melewati masa istrahat maka anda bisa melakukan abar lagi dengan durasi yang sedikit lebih lama, 15 menit misalnya. Lakukan latihan ini secara berkala. Namun perlu anda perhatikan bahwa jangan terlalu memaksakan kekuatan ayam tersebut. Dimana dia bisa saja terluka dan semakin takut jika lawan yang di lawnnya tidak seimbang.

11. Pemisahan Ayam Aduan

Anda harus melakukan pemisahan ayam aduan yaitu meletakan mereka pada berbagai kandang berbeda dan terpisah. Ini adalah pencegahan terhadap terjadinya luka maupun cidera pada saat ayam tersebut berusaha bertarung melawan ayam lainnya. Karena ayam aduan akan selalu memiliki kencendrungan untuk bertarung dan yang lemah akan selalu di tindak yang lebih kuat.

12. Penggunaan Kandang Isolasi

Ini merupakan kandang yang terisolir tertupu dan benar-benar bebas dari berbagai gangguan dari luar. Ini merupakan kandang yang akan di pakai jika ada salah satu ayam aduan muda yang mentalnya kian parah dan rusak hingga tak lagi bisa bertarung atau bahkan hanya sekedar bergaul dengn ayam betina. Maka biarkan ayam tersebut beberapa hari menetap pada kandang ini untuk memulihkan diri dan kembali mendapatkan mental bertarungnya. Dalam hitungan hari biasanya ayam ini akan kembali berkokok gagah dan siap di adukan lagi.

13. Pemberian Jamu Andalan

Anda bisa membangkitkan lagi gairah petarung yang seharusnya di miliki oleh ayam petarung dengan berbagai ramuan jamu home grown alami khusus ayam agar nantinya mereka bisa kembali bertarung. Ramuan jamu khusus ayam petarung ini adalah jamu yang terbuat dari berbagai bahan home grown alami seperti gula merah, kunyit dan madu. Selain pemberian jamu, anda juga bisa menggunakan nutrisi lain seperti nutrient buatan. Hal ini akan efektif dalam mengembalikan semua hal yang kian menurun dari sang ayam petarung.

14. Berikan Pakan Alami Pada Ayam Petarung

Agar ayam petarung menjadi lebih agresif, maka sangat disarankan untuk menambahkan pakan alami berupa pakan hidup didalam menu makanan ayam petarung. Anda bisa memberikan pakan berupa jangkrik, kroto hidup atau bahkan anak tikus. Mental ayam akan kian membaik dan terasah jika anda membiarkan mereka mencari dan mengejar mangsanya tersebut.

15. Melakukan Latihan Lari

Lakukan latihan fisik lari ini selama kurang lebih 30 menit. Ini merupakan salah satu latihan potensial dalam melatih pernafasan dan energi ayam petarung. Ada banyak cara yang di lakukan dalam latihan lari. Salah satunya dalah dengan menggunakan alat berupa kurungan roda putar. Namun tidak jarang banyak yang menggunakan teknik biasa yang manual. Ayam petarung yang akan melakukan latihan lari nantinya harus di kurung sedemikian mungkin dan berlari mengellingi kurungan yang anda siapkan tersebut.

Agar lebih efektif maka anda bisa melakukan pengurungan terhadap ayam lain di dalam kandang yang lebih kecil hingga ayam aduan akan terpacu dan mengejar ayam di dalam kandang kecil yang terpisah tersebut. Namun sebelum ayam tersebut mengalami kelelahan dan stress maka anda harus segera mengambil ayam yang berada di kurungan yang lebih kecil.
.

MENGENAL AYAM BIRMA

AYAM BIRMA BAGUS JUGA UNTUK SABUNG AYAM

 

Biasanya Ayam petarung yang kuat berasal dari indukan yang hebat juga. Bila berbicara tentang itu, pastinya Anda akan langsung berfikir tentang Ayam Bangkok, bukan ? Well.. Bila berbicara mengenai Ayam Bangkok memang sangat tepat. Karena, Ayam tersebut memang sangat terkenal kejam di field judi sabung Ayam. Banyak para pelaku judi yang rela menghabiskan uang mereka untuk mendapatkan jenis Ayam Bangkok tersebut.

Tapi, belakangan ini ada jenis ayam petarung yang diam – diam namanya mulai melonjak tajam, yaitu Ayam Birma/Burma, Myanmar. Ayam petarung ini tidaklah kalah sangarnya dibandingkan dengan jenis Ayam Bangkok. Bahkan, banyak para penghobi judi sabung Ayam yang mulai mengoleksi Ayam Birma ini. Bukan hanya itu saja, mereka joke rela merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan keduanya agar bisa di kawin silangkan. Biasanya, Ayam Bangkok nanti sebagai pejantannya dan Ayam Birma sebagai betinanya. Bagaimana dengan hasilnya ? Tentu tidak akan kalah dengan aslinya, baik itu dengan Ayam Birma asli dan Ayam Bangkoknya.

Kurang lebih seperti itulah perbedaan yang mencolok dari Ayam Birma asli dan persilangan. Bila Anda sudah menemukan Ayam Birma Asli tersebut, maka yang harus Anda lakukan selanjutnya adalah menjadikan dia beast. Karena, isu – isu yang terdengar belakangan ini adalah Ayam Birma ini bisa menjadi beast menakutkan di field judi sabung ayam, meskipun harus di tandingkan dengan Ayam Bangkok sekalipun dan penghasilan yang didapatkan bisa mencapai ratusan juta Rupiah dari setiap pertandingan sabung ayam.

Bagaimanakah cara menjadikannya beast tersebut ?

Tenang saja, kami hadir disini juga akan memberikan tips untuk Anda semuanya, didalam menjadikan Ayam Birma tersebut Monster di field Judi Sabung Ayam. Jadi, perhatikan baik – baik apa saja yang harus Anda lakukan nanti :

Memberikan Asupan Gizi Yang Tepat. Ingat!!! Hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah asupan makanannya. Karena, sehebat Apapun ayam tersebut pasti akan hancur begitu saja bila asupan makanannya tidak diberikan dengan baik.

Menjaga Stamina. Layaknya pria perkasa, Ayam Birma ini juga butuh dijaga staminanya. Bagaiaman caranya ? Silahkan Anda berikan jamu Atau ramuan khusus untuk Ayam Petarung. Kalau bisa, berikan jamunya Atau Ramuan racikan sendiri yeahh guyss. Karena, jamu Atau Ramuan natural bisa dipercaya menjaga stamina Atau bahkan meningkatkannya.

Melatih Kaki Ayam. Seperti penjelasan diatas, bahwa kaki Ayam Birma ini sangatlah kecil dan jari panjang. Nah.. tugas Anda adalah membuat kaki Ayam tersebut menjadi lebih keras dan berbahaya lagi. Bagaimana caranya : Membuat Ayam tersebut berlari selama 30 menit tanpa henti setiap pagi dan sore hari. Pasti Anda bingung, bagaimana cara membuat Ayam tersebut berlari tanpa henti selama 30 menit. Benar bukan ? Begini maksudnya, Taruhlah Ayam Jantan didalam kurungan khusus Ayam. Kemudian, letakan Ayam Birma Anda dibagian luarnya. Pasti, Ayam Birma Anda akan memutari kurungan Ayam yang berisi Ayam Jantan tersebut. Karena, dia Akan menganggapnya musuh.

Namun, beberapa orang ada yang lebih menyukai jenis Ayam Birma asli. Mengapa ? Karena, Ayam Birma asli sering kali dianggap bisa lebih hebat dibandingkan Ayam Bangkok. Bahkan, kehebatannya bisa melebihi Ayam Bangkok yang selama ini dibangga – banggakan tersebut. Ayam Birma memang dikenal sebagai beast di Myanmar. Maka dari itu, belakangan ini banyak sekali pelaku judi yang memburu Ayam Monster ini. Bila Anda ingin melakukan hal yang sama, harap berhati – hati. Mengapa ? Karena, Ayam birma asli dan Ayam birma persilangan agak sedikit sulit dibedakan.

Untuk mempermudah Anda, silahkan perhatikan perbedaannya apa saja dibawah ini :

Bila Anda melihat ada Ayam Birma dengan perawakan badan besar tinggi. Itu artinya Ayam tersebut adalah hasil persilangan Antara Ayam Bangkok dan Ayam Birma. Karena, perawakan Ayam Birma tidak lah besar dan tinggi. Melainkan, sama seperti Ayam pada umumnya.

Ayam Birma asli akan terlihat lebih lincah dibandingkan Ayam Birma persilangan. Karena, kelincahannya itu banyak lawan yang kesulitan untuk mendaratkan pukulan. Bukan hanya lincah, Ayam Birma asli juga sangat pintar untuk menghindar dan membuat lawannya kesal. Nah.. Jika lawan sudah mulai kewalahan menyerang dirinya baru akan memanfaatkan peluang.

Ukuran kaki Ayam Birma Asli terlihat lebih kecil dari Ayam Birma persilangan dengan Bangkok. Bukan hanya kecil, tetapi juga sangat runcing dan tajam. Bila terkena pukulan Ayam Birma asli tersebut. Pasti akan langsung terasa efeknya. Namun, Bila Ayam Birma persilangan, pukulannya masih bisa ditahan oleh lawan – lawannya.

Menta Ayam Birma asli jauh lebih berani, jika ia belum tewas pasti tidak akan menyerah.

SABUNG AYAM BANGKOK

APA ITU SABUNG AYAM BANGKOK

Sesuai dengan namanya, ayam Bangkok adalah jenis ayam asli dari Thailand. Namun ayam ini tidak begitu saja hidup di alam liar. Kehadiran ayam Bangkok ini sebetulnya bermula dari upaya warga setempat yang menemukan jenis ayam jago baru. Kemudian diberi nama King’s Chicken.


Dikenal sebagai ras ayam jagoan, ayam Bangkok punya ciri-ciri berbeda dengan ayam jenis lain.
1. Ayam Bangkok sehat punya ukuran tubuh besar dan postur tegap
2. Matanya terlihat cerah saat dilihat secara langsung
3. Memiliki leher panjang
4. Berjengger rose dan pial pendek berwarna merah
5. Paruh ayam Bangkok berwarna kuning, terlihat lebih panjang dan tebal
6. Kaki ayam Bangkok terlihat bulat dan kering
7. Sisiknya berwarna kuning dan terlihat rapi
8. Bobot atau beratnya antara 3-4 kg saat dewasa.
Dengan ciri-ciri di atas, ayam Bangkok mampu bergerak lincah, cepat ketika adu ayam. Pukulan ayam Bangkok sangat keras dan mematikan lawannya. Bukan cuma manusia saja yang cerdas, ayam Bangkok pun dikenal punya tingkat kecerdasan yang oke sehingga membuatnya lebih unggul ketika bertarung.
Tak heran, ayam Bangkok jadi primadona. Banyak yang membelinya sebagai hewan peliharaan. Pantas saja ayam jago ini mahal, bisa mencapai jutaan rupiah per ekornya untuk ayam Bangkok berkualitas baik.


Karena memiliki gerak yang cepat dan kekuatan besar ketika bertarung, pedagang China yang berada di Negeri Gajah Putih ini tertarik dengan ayam jago tersebut. Bahkan, tak sedikit warga China menjuluki ayam tersebut dengan sebutan Leung Hang Zhao. Ayam ini selanjutnya terkenal pada masanya hingga ke Negeri Tirai Bambu.

Ayam Bangkok kemudian populer di China. Masyarakat setempat berusaha untuk mendapatkan bibit ayam aduan dengan kualitas bagus. Salah satu caranya dengan mengawin-silangkan ayam asli China dengan ayam Bangkok. Akhirnya, jenis ayam baru berhasil ditemukan. Kekuatannya setara dengan ras ayam Bangkok.

Bagaimana dengan di Indonesia? Di Tanah Air, ayam Bangkok pertama kali dikenal di Jawa Timur. Tepatnya di Kota Tuban. Ayam jenis ini begitu perkasa sehingga mulai mulai diminati sebagian besar masyarakat Indonesia yang hobi memelihara ayam.

Sama halnya dengan yang terjadi di China, ayam Bangkok di Indonesia juga seringkali dikawin-silangkan guna mendapatkan bibit ayam berkualitas unggulan. Inilah yang bikin ayam Bangkok di Tanah Air memiliki penampilan sedikit berbeda dengan ayam Bangkok asli Thailand.

Meski penampilannya beda, ayam Bangkok di Indonesia gak kalah jago. Saat ada kegiatan sabung ayam, gerakan ayam Bangkok ini cukup mematikan lawan. Itulah kenapa ayam Bangkok digandrungi para pencintanya di seluruh Indonesia.


Dengan maraknya perkawinan-silang ayam Bangkok untuk memperoleh bibit unggul, berikut ini beberapa jenis ayam Bangkok berdasarkan corak serta warna bulunya:
1. Ayam Bangkok Wiring
Berwarna dasar hitam, warna bulu rawis kemerahan, ekor kuning kemerahan. Jenis ini mungkin seringkali Anda lihat di tempat umum.
2. Ayam Bangkok Wangkas
Warna dasar kuning kemerahan atau keemasan dari tubuh hingga rawisnya.
3. Ayam Bangkok Klawu, Jragem, dan Putih.
Ayam Bangkok Klawu berwarna asli abu-abu dengan campuran warna lain, seperti, hitam, merah, maupun kuning gading. Untuk jenis Jragem, berwarna dasar hitam pada bulunya.
4. Ayam Bangkok Jali
Disebut juga dengan nama Ayam Blirik karena bulunya yang berbintik-bintik dengan warna putih, hitam, dan merah.
5. Ayam Bangkok Blorok
Hampir mirip dengan ayam Bangkok jenis Jali. Kalau Jali punya corak bintik-bintik rapi, Ayam Bangkok Blorok justru mengarah ke corak totol-totol dengan dominasi warna putih.
Ayam Bangkok Blorok dibedakan lagi jadi 2 jenis, yakni Blorok biasa dan Blorok Madu. Karena memiliki tambahan kombinasi warna merah dan hijau, Ayam Bangkok Blorok Madu lebih banyak dicari ketimbang Blorok biasa.
Harga Ayam bangkok luar biasa mahal nya .

 

ASAL MULA SABUNG AYAM DI NUSANTARA


 ASAL MULA SABUNG AYAM DI NUSANTARA





Adu Ayam Jago atau biasa disebut sabung ayam merupakan permainan yang telah dilakukan masyarakat di kepulauan Nusantara sejak dahulu kala. Permainan ini merupakan perkelahian ayam jago yang memiliki taji dan terkadang taji ayam jago ditambahkan serta terbuat dari logam yang runcing. Permainan Sabung Ayam di Nusantara ternyata tidak hanya sebuah permainan hiburan semata bagi masyarakat, tetapi merupakan sebuah cerita kehidupan baik sosial, budaya maupun politik.

Permainan Sabung Ayam di pulau Jawa berasal dari old stories (cerita rakyat) Cindelaras yang memiliki ayam sakti dan diundang oleh raja Jenggala, Raden Putra untuk mengadu ayam. Ayam Cindelaras diadu dengan ayam Raden Putra dengan satu syarat, jika ayam Cindelaras kalah maka ia bersedia kepalanya dipancung, tetapi jika ayamnya menang maka setengah kekayaan Raden Putra menjadi milik Cindelaras.

Dua ekor ayam itu bertarung dengan gagah berani. Tetapi dalam waktu singkat, ayam Cindelaras berhasil menaklukkan ayam sang Raja. Para penonton bersorak sorai mengelu-elukan Cindelaras dan ayamnya. Akhirnya raja mengakui kehebatan ayam Cindelaras dan mengetahui bahwa Cindelaras tak lain adalah putranya sendiri yang lahir dari permaisurinya yang terbuang akibat iri dengki sang selir.

Sabung ayam juga menjadi sebuah peristiwa politik pada masa lampau. Kisah kematian Prabu Anusapati dari Singosari yang terbunuh saat menyaksikan sabung ayam. Kematian Prabu Anusapati terjadi pada hari Budha Manis atau Rabu Legi ketika di kerajaan Singosari sedang berlangsung keramaian di Istana Kerajaan salah satunya adalah pertunjukan sabung ayam. Peraturan yang berlaku adalah siapapun yang akan masuk kedalam field sabung ayam dilarang membawa senjata atau keris.

Sebelum Anusapati berangkat ke field sabung ayam, Ken Dedes ibu Anusapati menasehati anaknya agar jangan melepas keris pusaka yang dipakainya jika ingin menyaksikan sabung ayam yang diselenggarakan di Istana, tetapi sesaat sabung ayam belum dilakukan Anusapati terpaksa melepaskan kerisnya atas desakan Pranajaya dan Tohjaya.

Pada saat itu diarena terjadi kekacauan dan akhirnya peristiwa yang dikuatirkan Ken Dedes terjadi dimana kekacauan tersebut merengut nyawa Anusapati yang tergeletak mati diarena sabung ayam dibunuh adiknya Tohjaya tertusuk keris pusakanya sendiri. Kemudian jenasah Anusapati dimakamkan di Candi Penataran dan kejadian itu tetap dikenang orang, Anusapati adalah kakak dari Tohjaya dengan ibu Ken Dedes dan bapak Tunggul Ametung sedangkan Tohjaya adalah anak dari Ken Arok dengan Ken Umang itu memang diriwayatkan memiliki kesukaan menyabung ayam.

Memang dalam cerita rakyat terutama Ciung Wanara mengisahkan bahwa keberuntungan dan perubahan nasib seseorang ditentukan oleh kalah menangnya ayam di field sabung ayam, begitu juga Anusapati bukan kalah dalam adu ayam tetapi dalam permainan ini ia terbunuh.




Sedangkan di Bali permainan sabung ayam disebut Tajen. Tajen berasal-usul dari tabuh rah, salah satu yadnya (upacara) dalam masyarakat Hindu di Bali. Tujuannya mulia, yakni mengharmoniskan hubungan manusia dengan bhuana agung. Yadnya ini runtutan dari upacara yang sarananya menggunakan binatang kurban, seperti ayam, babi, itik, kerbau, dan berbagai jenis hewan peliharaan lain. Persembahan tersebut dilakukan dengan cara nyambleh (leher kurban dipotong setelah dimanterai). Sebelumnya play on words dilakukan ngider dan perang sata dengan perlengkapan kemiri, telur, dan kelapa. Perang sata adalah pertarungan ayam dalam rangkaian kurban suci yang dilaksanakan tiga partai (telung perahatan), yang melambangkan penciptaan, pemeliharaan, dan pemusnahan dunia. Perang sata merupakan simbol perjuangan hidup.





Tradisi ini sudah lama ada, bahkan semenjak zaman Majapahit. Saat itu memakai istilah menetak gulu ayam. Akhirnya tabuh rah merembet ke Bali yang bermula dari pelarian orang-orang Majapahit, sekitar tahun 1200. | AGEN SABUNG AYAM ONLINE

Serupa dengan berbagai aktivitas lain yang dilakukan masyarakat Bali dalam menjalani custom, khususnya yang berhubungan dengan penguasa jagad, tabuh rah memiliki pedoman yang bersandar pada dasar sastra. Tabuh rah yang kerap diselenggarakan dalam rangkaian upacara Butha Yad-nya play on words banyak disebut dalam berbagai lontar. Misalnya, dalam lontar Siwa Tattwapurana yang antara lain menyebutkan, dalam tilem kesanga (saat bulan sama sekali tidak tampak pada bulan kesembilan penanggalan Bali). Bathara Siwa mengadakan yoga, saat itu kewajiban manusia di bumi memberi persembahan, kemudian diadakan pertarungan ayam dan dilaksanakan Nyepi sehari. Yang diberi kurban adalah Sang Dasa Kala Bumi, karena jika tidak, celakalah manusia di bumi ini.

Sedangkan dalam lontar Yadnya Prakerti dijelaskan, pada waktu hari raya diadakan pertarungan suci misalnya pada bulan kesanga patutlah mengadakan pertarungan ayam tiga sehet dengan kelengkapan upakara. Bukti tabuh rah merupakan rangkaian dalam upacara Bhuta Yadnya di Bali sejak zaman purba juga didasarkan dari Prasasti Batur Abang I tahun 933 Saka dan Prasati Batuan tahun 944 Saka.

Dalam kebudayaan Bugis sendiri sabung ayam merupakan kebudayaan telah melekat lama. Menurut M Farid W Makkulau, Manu'(Bugis) atau Jangang (Makassar) yang berarti ayam, merupakan individualized organization yang sangat lekat dalam kehidupan masyarakat Bugis Makassar. Gilbert Hamonic menyebutkan bahwa kultur bugis kental dengan mitologi ayam. Hingga Raja Gowa XVI, I Mallombasi Daeng Mattawang Sultan Hasanuddin, digelari "Haaantjes van het Oosten" yang berarti "Ayam Jantan dari Timur.

Dalam kitab La Galigo diceritakan bahwa tokoh utama dalam epik mitik itu, Sawerigading, kesukaannya menyabung ayam. Dahulu, orang tidak disebut pemberani (to-barani) jika tidak memiliki kebiasaan minum arak (angnginung ballo), judi (abbotoro'), dan massaung manu' (adu ayam), dan untuk menyatakan keberanian orang itu, biasanya dibandingkan atau diasosiasikan dengan ayam jantan withering berani di kampungnya (di negerinya), seperti "Buleng – bulengna Mangasa, Korona Mannongkoki, Barumbunna Pa'la'lakkang, Buluarana Teko, Campagana Ilagaruda (Galesong), Bakka Lolona Sawitto, dan lain sebagainya. Dan hal sangat penting yang belum banyak diungkap dalam buku sejarah adalah fakta bahwa awal konflik dan perang antara dua negara adikuasa, penguasa semenanjung barat dan timur jazirah Sulawesi Selatan, Kerajaan Gowa dan Bone diawali dengan "Massaung Manu". (Manu Bakkana Bone Vs Jangang Ejana Gowa).

Pada tahun 1562, Raja Gowa X, I Mariogau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tunipalangga Ulaweng (1548 – 1565) mengadakan kunjungan resmi ke Kerajaan Bone dan disambut sebagai tamu negara. Kedatangan tamu negara tersebut dimeriahkan dengan acara 'massaung manu'. Oleh Raja Gowa, Daeng Bonto mengajak Raja Bone La Tenrirawe Bongkange' bertaruh dalam sabung ayam tersebut. Taruhan Raja Gowa 100 katie emas, sedang Raja Bone sendiri mempertaruhkan segenap orang Panyula (satu kampong). Sabung ayam antara dua raja penguasa semenanjung timur dan barat ini bukanlah sabung ayam biasa, melainkan pertandingan kesaktian dan kharisma. Alhasil, Ayam sabungan Gowa yang berwarna merah (Jangang Ejana Gowa) mati terbunuh oleh ayam sabungan Bone (Manu Bakkana Bone).

Kematian ayam sabungan Raja Gowa merupakan fenomena kekalahan kesaktian dan kharisma Raja Gowa oleh Raja Bone, sehingga Raja Gowa Daeng Bonto merasa terpukul dan malu. Tragedi ini dipandang sebagai peristiwa siri' oleh Kerajaan Gowa. Di lain pihak, kemenangan Manu Bakkana Bone menempatkan Kerajaan Bone dalam posisi psikologis yang kuat terhadap kerajaan – kerajaan kecil yang terletak di sekitarnya. Dampak positifnya, tidak lama sesudah peristiwa sabung ayam tersebut serta merta kerajaan – kerajaan kecil di sekitar Kerajaan Bone menyatakan diri bergabung dengan atau tanpa tekanan militer, seperti Ajang Ale, Awo, Teko, serta negeri Tellu Limpoe.

Rupanya sabung ayam pada dahulu kala di Nusantara bukan hanya sebuah permainan rakyat semata tetapi telah menjadi budaya politik yang mempengaruhi perkembangan sebuah dinasti kerajaan.